THE BAHAMAS’ HOSPITALITY

Liburan adalah waktunya memanjakan diri. Istirahat dari rutinitas, relaksasi dan melakukan hal yang menyenangkan. Apalagi jika liburan ke destinasi impian, seperti The Bahamas atau Bahama.

Seperti namanya, ‘Bahama’ (laut dangkal), The Bahamas adalah nengara kepulauan perairan ‘laut dangkal’ yang terletak di Samudra Atlantik, berada tepat di tepi Segitiga Bermuda yang terkenal. Ada 700 pulau di Bahama, dimana hanya sekitar 30 pulau yang dihuni. Seluruh kepulauan negara yang masuk dalam Commonwealth Countries ini adalah tempat keajaiban alam yang luar biasa.

IMG_0857Bahama yang dikenal dengan lautan biru kristalnya, mengklaim bahwa perairannya adalah yang terjernih di dunia, dengan jarak pandang sekitar 60 meter. Pantai berpasir putih yang mengagumkan, air laut yang menakjubkan dan matahari bersinar sepanjang tahun, menjadikan pulau ini sebagai tujuan favorit bagi wisatawan dunia.

Welcome To NassauKami tiba di bandara Internasional Lynden Pindling, yang sebelumnya dikenal dengan nama Nassau International Airport, di kota Nassau. Nassau adalah ibu kota Bahama yang terletak di pulau New Providence, yang menghubungkannya dengan pulau tetangga yaitu Paradise Island. Kedua pulau ini dapat diakses melalui jembatan Nassau Harbor

img_0699.jpgDijemput seorang teman lama, Indah seorang hotelier yang sudah menetap di Bahama selama dua tahun. Indah sudah menyiapkan aktifitas liburan kami selama di negara bernama resmi yang dimulai dengan kata “the” ini. Pilihannya beragam, mulai dari berenang dengan babi, menyelam bersama hiu, main golf, Aquaventure Water Park di Atlantis, main judi di kasino sampai naik yaht ke Blue Lagoon. Tinggal pilih, kata Indah. Saya menjawab, berenang di pantai saja, saya pasti bahagia. 

img_0788.jpgPerjalanan dari bandara ke rumah Indah membutuhkan waktu sekitar 30 menit berkendara. Saya perhatikan, hampir semua mobil di jalanan tidak memakai signal ketika belok. Menurut Indah, memang begitu cara mengemudi penduduk lokal disini, yang beri lampu hanya pendatang. Bahkan, kendaraan disini seharusnya setir kanan (ala Inggris), namun, banyak mobil Amerika dengan setir disebelah kiri, walaupun jalur pengemudi harusnya sama dengan di Indonesia.

pemandangan-selama-perjalanan-mobil.jpgPemandangan pantai dengan air biru jernih menjadi suguhan sepanjang perjalanan, saking jernihnya, saya bisa melihat terumbu karang dari lepas pantai. Bangunan bergaya kolonial pastel yang menjadi khas Bahama masih terpelihara hingga sekarang. Indah menunjuk kearah sebuah bangunan berwarna pink, “Itu adalah gedung pemerintah” Lucu warnanya.

Nassau BahamasBegitu sampai di rumah Indah, kami langsung merasa seperti di hotel, atau tepatnya resor. Bangunan rumahnya serba putih, lengkap dengan kolam renang. Indah mengajak tur rumah layaknya saat check-in. Mulai dari dapur; kulkas penuh dengan bahan makanan, buah dan minuman. Peralatan piring, gelas, peralatan dapur dan utensil sesuai kebutuhan. Mesin kopi, french press, V-60 dengan pilihan biji kopi juga ada. Semuanya lengkap, namun tanpa daftar harga seperti di hotel. Ha!

IMG_0709Pindah ke ruang tamu, ada Netflix. Yay! Saya bisa nonton lanjutan serial ‘Haters Back Off’! Indah kemudian menarik saya ke area kolam renang. Di meja besar terdapat asbak. Saya bisa minum kopi sambil merokok disitu. Pas!

IMG_0784Kami pindah ke kamar. Tempat tidur besar, empuk dengan bantal berbahan bulu angsa, lengkap dengan bed-cover tebal dan nyaman. Disamping tempat tidur, sudah ada seteko air mineral, napkin dan catatan wifi serta password nya.

19554318_10212995513633033_406387977950382784_nDi kamar mandi apalagi, sekali lagi, ibarat kamar resor bintang lima, semua ammenities lengkap. Mulai dari bathrobe, handuk besar dan handuk kecil, sikat gigi dan pasta, empat botol berisi sabun cair, shampoo dan conditioner, body lotion, hairdryer dan pewangi ruangan. Tak ketinggalan, topi, tas pantai, juga sunblock untuk mantayWoohoo!

Menyelam Bersama Hiu

Sebagai pencari adrenalin rush, kami memulai aktifitas wajib di Bahama yaitu menyelam.

Stuart Cove'sTidak seperti penyelaman biasa, kali ini kami menyelam bersama sekumpulan ikan hiu Karibia! Ada dua tahap penyelaman yang ditawarkan Stuart Cove’s sebuah dive center yang sudah berpengalaman dengan petualangan ekstrim bawah laut ini. 

Menyelam Dengan Hiu di Stuart's CoveSelam pertama adalah menyelam bebas dengan hiu yang akan terus mengikuti rombongan penyelam. Hiu-hiu tersebut sudah terbiasa dan tahu bahwa sebentar lagi mereka akan mendapatkan makanan dari guide. Hiu akan berputar-putar diatas kepala, dari arah belakang, pundak sampai dibawah kaki penyelam.

stuart-cove-s-tiger-beach

Pada selam kedua, kami berlutut di dasar pasir dan membentuk setengah lingkaran. Pemandu kami siap dengan makanan yang dilempar kesekumpulan ikan hiu yang sudah menunggu. Sensansi berada sangat dekat dengan predator paling berbahaya dibawah laut ini begitu terasa, ngeri namun menantang. Ini adalah penyelaman paling seru yang pernah saya lakukan!

Golf di Ocean Club Golf Course

Agenda berikutnya adalah bermain golf di Ocean Club Golf Course. Padang gold 18-hole seluas 7.100 meter di semenanjung Paradise Island ini, sangat kontras dengan rumput hijau, pemandangan biru laut dan langit yang cerah.

one-and-only-ocean-club-golfDi padang golf ini juga pernah diselenggarakan kejuaraan golf Tom Weiskopf, turnamen kebanggaan selebriti Michael Jordan. Sayangnya, Indah tak bisa bermain golf, kami hanya menikmati oasis ini sambil makan-minum di klub golf juga belanja di golf-shopnya.

Ocean Club Golf Course

‘Pirates of Caribbean’ di Old Port Bay Club

Old Fort Bay Club adalah komunitas pantai eksklusif di Bahama. Private club yang hanya bisa diakses bagi anggota dengan membayar biaya sebesar US$5000 per tahun. Wuih!

Old Fort Bay Club EntranceAnggota yang terpilih dari seleksi ini, mempunyai hak istimewa untuk ‘memiliki’ dan menggunakan semua fasilitas yang ada, termasuk membawa tamu mereka seperti keluarga, partner bisnis dan teman anggota. 

oold-fort-bay-club-entrance2.jpgFasilitas Old Fort Club termasuk bar, restoran, kolam renang, paviliun, lapangan tenis, library dan lounge, pusat kebugaran dan akses ke pantai ekslusif. Tentunya, dengan layanan kelas atas yang memberikan pengalaman VIP terbaik kepada 400 anggotanya.

dscf6456.jpgKami sangat beruntung, karena Indah masuk dalam lingkaran komunitas anggota klub ini dan mengajak kami kesini. Selain bisa menggunakan akses pantai tercantik di Nassau, saya juga mempelajari situs Old Port Bay di bagian ‘kota benteng tua’ Bahama yang sarat sejarah.

Old Fort Bay Club2Old Fort Bay berawal sebagai sebuah benteng yang menjadi saksi cerita asli ‘Pirates of Caribbean’ yang menjadi salah satu tema film Jack Sparrow, ‘Dead Man’s Chest’. Dibangun oleh negara Inggris pada tahun 1700-an selama masa-masa sulit dalam sejarah kolonial, yang menghabiskan banyak waktu dan energi untuk menjaga ‘pulau harta karun’ ini dari para pembajak laut.

old-fort-bay1.jpgSaat ini benteng dan sebuah meriam abad ke-19 masih menjadi monumen saksi sejarah tersebut. Bangunan yang dimenangkan oleh petenis Amerika James Cox Brady dalam sebuah permainan kartu di tahun 1920an, akhirnya menjadi rumah keluarga. Brady meninggal tak lama kemudian dan istrinya menikahi Suydam Cutting, seorang wisatawan dunia yang terkenal saat itu. 

Old Fort Bay3Mrs. Cutting adalah wanita Barat pertama yang mengunjungi Tibet dan dia kembali dengan sepasang lhaso yang diberikan Dalai Lama kepadanya. Benteng Lama di tahun 1930an adalah bukti arsitektur dari petualangan keluarga ini kebeberapa negara. 

IMG_0777Di dalam bangunan yang direstorasi pada tahun 2002 ini terdapat ubin cantik dari Portugal dan Belanda dan logam hias dan lentera dari Spanyol. Dari keramahan dan pelayanan keluarga Cutting lah, klub ini menjadi terkenal hingga sekarang.

Ada James Bond di The Ocean Club, A Four Seasons Resort

Berseberangan dengan rumah Indah, saya melihat One&Only Ocean Club, (sekarang berubah nama menjadi The Ocean Club, A Four Seasons Resort), resor yang menjadi lokasi pengambilan film James Bond ‘Casino Royale’ yang terkenal. 

Semasih dalam payung ‘One & Only’, resor eksulsif milik Solomon Kerzner, pengusaha grup hotel tersukses di Afrika Selatan ini, hanya ada di tujuh lokasi, yaitu Meksiko, Mauritius, Maladewa, Afrika Selatan, Dubai, Pulau Hayman dan di Bahama.

19598654_10212993727068370_5889164486244185002_nHarga minimum per malam dimulai dari US$965 per kamar atau Rp.13 juta-an. Indah tersenyum saat saya melongo kagum. “Yuk, kesana,” katanya. Saya tambah melongo.

19554344_10212995518993167_4762837524826130409_nThe Ocean Club, menjadi lokasi utama fim ‘Casino Royale’ yang dirilis pada tahun 2006. Beberapa adegan diambil disini, termasuk permainan poker yang mengharuskan  sebagian resor ini diubah menjadi kasino. Tak heran jika resor ini adalah pilihan bagi para selebriti kelas dunia seperti Justin Bieber, Mariah Carey, One Direction dan lainnya yang pernah menginap di resor ini.

Ocean Club BeachTiba di depan lobi, saya jadi teringat adegan James Bond yang dikira petugas vallet-parking. Masuk ke dalam resor, saya bisa membayangkan James Bond sedang duduk di bar dengan memesan segelas Martini. Indah juga mengajak kami ke vila pantai yang ditempati Daniel Craig, pemeran utama film legendaris tersebut.

Versailles Gardens France Arches Steps Green Palms Statues GalleryDi kompleks belakang The Ocean Club terdapat Versailles Gardens taman paling populer untuk menikah di Bahama.

cropped-dscf6589-e1509449746665.jpgBersantai dan leyeh-leyeh di pantai dengan air terjernih dan pasir terputih yang pernah saya lihat ini, memang cukup membuat saya bahagia, walau tak bertemu dengan James Bond. 

Sunset-an di Blue Lagoon

Hari terakhir di Nassau kami habiskan dengan berlayar ke pulau Blue Lagoon. Blue Lagoon Island adalah sebuah pulau pribadi yang terletak 5 km dari Nassau, Bahama.

IMG_2420Laguna berpasir putih yang dikenal sebagai Salt Cay, karena dulunya adalah rawa garam menjadi pulau persinggahan bagi bajak laut di abad ke-19. Pada tahun 1875, Charles King-Harman, seorang Inggris yang kemudian menjadi ksatria kerajaan yang menjadi Gubernur Siprus, membeli pulau ini dari Kerajaan Inggris.

IMG_1846Ia memilikinya selama 11 tahun, sampai kemudian menjualnya ke seorang Bahamian, Sir Augustus John Adderley. Berpindah tangan beberapa kali sampai akhirnya menjadi milik John T. McCutcheon seorang Kepala Koresponden Asing Chicago Tribune. Dia menyebutnya sebagai Treasure Island, yang sekarang menjadi Blue Lagoon, situs terkenal dengan matahari terbenam yang spektakular di Bahama.

Atlantis Casino

Kembali ke rumah Indah, kami mandi dan bersiap untuk makan malam di sebuah kompleks kasino di Atlantis. Agak panik juga karena saya tidak menyiapkan baju formal untuk ketempat hiburan malam kelas atas ini. Namun, Indah ternyata sudah mempersiapkan semuanya. Saya dipinjamkan gaun dan sepatu hitam, lengkap dengan peralatan make-up nya!

Atlantis_Paradise_Island_Royal_TowersAda kejadian lucu disini, berhubung rumah Indah berdekatan dengan Atlantis, kami tidak menggunakan mobil namun sebuah golf-cart! Tibalah kami di depan gedung Atlantis yang megah dengan pakaian formal dan anggun, dengan memarkir golf-cart kami diantara mobil-mobil mewah para tamu kasino. Butler  dan tamu lainnya, termasuk DJ Khaled yang kebetulan berada di lobi gedung-pun sempat melotot melihat kami. Classy!

img_0794.jpgLiburan saya ke destinasi impian The Bahamas adalah liburan yang sangat berkesan dan menyenangkan. Dengan keramahan dan layanan luar biasa yang ditawarkan oleh pulau di Karibia ini, terutama dari ‘tuan rumah’ Bahama seperti Indah, sang hotelier sejati. Segala keperluan dan agenda liburan, hingga hal-hal kecil pribadi pun dipikirkan dan dipersiapkan olehnya. Sempurna.

Tips:

  • Visa: WNI harus punya visa ke The Bahamas (tidak ada VOA). Visa bisa diajukan di UK Embassy di Indonesia karena Bahamas masuk Commonwealth Countries. Bisa juga apply online dengan proses 2 bulan. Namun, jika punya visa USA, bisa didapat dalam waktu proses dua hari kerja di Consulate General of Bahamas di kota Miami, Amerika Serikat. 
  • Harga: Pakaian dan makanan di The Bahamas kebanyakan diimpor, karenanya barang disini serba mahal. Satu kaos di toko klontongan saya beli seharga US$20, sama harganya dengan satu jenis makanan disini. Di restoran di Atlantis bisa seharga US$100 per orang.
  • Minuman khas: Cobalah minuman ‘Sky Juice’ yang terkenal mendunia dengan pilihan leaded (alkohol) atau unleaded (tanpa alkohol). Minuman air kelapa dicampur susu dan alkohol. Coba juga minuman ‘Rum Dum’ yaitu ramuan rum dengan lemon dan putih telur. 

***

Published on Kompas Travel, 13-Dec-2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s