Athens, the Goddess of Ouzo!

Athena, adalah salah satu kota dengan cuaca yang menyenangkan untuk dikunjungi. Dengan matahari bersinar lebih banyak sepanjang tahun, menjadikan ibukota Yunani ini sebagai salah satu kota dengan iklim terbaik di Eropa. Di musim panas cuaca bisa sangat panas dengan musim dingin ringan, menjadikan ibukota Yunani ini sangat cocok untuk pariwisata.

Screen Shot 2014-05-23 at 9.39.20 AM
Athens Town from Acropolis – by NEZ

Banyak orang lebih suka bepergian ke Athena di musim panas (suhu sekitar 32 derajat selsius) yaitu antara bulan Juni sampai Agustus, saya sebaliknya. Saya dan Mona berada di Athena di musim semi di penghujung bulan Maret. Suhu kota dewa-dewi ini masih termasuk dingin yaitu sekitar 5-9 selcius di malam hari dan sekitar 11-15 selsius di siang hari.

Kota magis legenda Medusa ini terletak di sebuah semenanjung yang membentang dari arah tenggara ke Laut Aegean yang dikelilingi dataran Attica, dengan tiga sisinya dikelilingi oleh pegunungan Ymmytos, Pendeli dan Parnitha. Kota sejarah kelahiran peradaban ini berpusat di Syntagma Square, lokasi pusat parlemen dan sebagian besar kantor Kementerian. Disini juga banyak terdapat museum dan galeri termasuk Temple of Olympian Zeus. Kebetulan, kami menginap di jalan Athinas, hanya berjarak 1,4 km atau sekitar 15 menit berjalan kami dari pusat kota.

Monastiraki Flea Market

Screen Shot 2014-05-22 at 7.52.02 PM
Traditional Greek Shoes – by Mona

Begitu keluar hotel, udara terasa adem bagi saya namun bikin Mona menggigil karena angin yang lumayan menusuk tulang. Tujuan kami pagi itu adalah Monastiraki Flea Market.

Pasar Loak Monaskiri di hari Minggu pagi selalu hidup. Disini  terdapat tumpukan barang antik yang dijual, mulai dari buku-buku, lukisan, pakaian sampai pernak-pernik. Ada telepon rumah berusia 100 tahun sampai perhiasan kuno Byzantino yang dipakai pada upacara Olimpiade Athena 2004. Makanan lokal juga tersedia disini, mulai dari kebab, gyros, macaroon, manisan sampai buah zaitun!

Screen Shot 2014-05-22 at 8.22.57 PM
Olive – my ‘cemilan’ !

Buah zaitun atau Olive yang disebut lokal ‘Elies‘ tersebar dimana-mana. Maklum, Yunani adalah negara produsen terbesar minyak zaitun extra virgin di dunia. Ada 170.000.000 pohon zaitun di Yunani atau atau 15 pohon zaitun banding satu warga di Yunani. Dengan kata lain, hampir setiap keluarga di Yunani bergantung pada produksi zaitun sebagai sumber primer atau sekunder pendapatan mereka.

Buah zaitun yang dipanen pada bulan Oktober, November dan December ini membedakan warna buahnya. Perbedaan utama antara zaitun berwarna hijau dan hitam adalah pada saat panen. Zaitun berwarna hijau dipetik sebelum matang, sementara zaitun hitam dibiarkan matang di pohon. Saya lebih menyukai zaitun berwarna hijau karena kelembaban dan rasanya lebih manis-asin dibandingkan zaitun hitam. Olive menjadi cemilan favorit saya sepanjang hari!

The Acropolis of Athens

Screen Shot 2014-05-22 at 7.52.16 PM
One of the neo-classic building at Acropolis

Di Athena Anda akan menemukan situs-situs arkeologi penting seperti Odeion dari Herodes Atticus, Olymbion, Panathinaiko Stadium-Kallimarmaro, The Temple of Poseidon di Sounio dan situs lainnya. Kebanyakan bangunan situs di Athen bergaya neoklasik megah, seperti situs penghargaan dari UNESCO World Heritage Sites, yaitu The Acropolis of Athens.

The Acropolis of Athens adalah monumen klasik dari peradaban Yunani dengan kompleks arsitektur dan artistik terbesar warisan Yunani Antiquity kepada dunia. Bukit berbatu diubah menjadi monumen seni yang unik yang menjadikan Acropolis menjadi monumen sejarah arkeologi paling terkenal di Eropa. Acropolis juga dicalonkan menjadi salah satu dari 7-keajaiban dunia modern. Beruntungnya, dengan cuaca musim semi yang agak dingin, kami bisa mendaki bukit dengan nyaman. Kata penjaga tiket, di musim panas tidak sedikit wisatawan yang ‘malas’ mendaki sampai ke puncak situs. Wah, rugi!

Plaka

Screen Shot 2014-05-22 at 7.52.38 PM
Look at those bottles! – At Brettos

Udara semakin dingin pada malam hari, saat kami tiba di jalan segitiga antara Plaka, Thission dan Psyri. Terlihat rumah-rumah tua namun masih terawat dengan sangat baik. Toko-toko kecil lucu berjejeran di sepanjang sudut jalanan Plaka. Restoran dan bar-pun tak ketinggalan meramaikan suasana malam hari di daerah ramah wisatawan ini. Salah satu bar yang menjadi tujuan kami di Plaka adalah Brettos, satu target minuman kami disini adalah Ouzo!😉

Ouzo atau juga dikenal dengan sebutan Tsipuro adalah minuman berakohol khas dan merupakan simbol dari kebudayaan Yunani. Minuman dengan tingkat alkohol lebih dari 40% ini terbuat dari beragam rempah-rempah asal daerah Lesvos yang disuling murni, dengan rasa mint manis-pahit. Sebotol kecil dijual seharga 3.5 Euro/200ml.

Screen Shot 2014-05-23 at 9.45.22 AM
Ouzos by brands

Ini kali pertama saya mencoba Ouzo. Dulu, saya pernah mencoba Raki (minuman Turki) yang kata Mona mirip dengan rasa Ouzo, namun rasa seperti ‘obat-batuk’ minuman ini tidak bisa ‘masuk’ di tenggorokan saya.

Ouzo sering juga dicampur dengan air putih sehingga warnanya berubah sewarna susu. Ini untuk menjaga agar Anda tidak cepat mabuk dengan meminumnya secara perlahan dan rileks.

Saya mencoba rileks, masih tidak tertelan. Mona buru-buru menyodorkan Gyros dan Olive, kesukaan saya. Katanya, sebaiknya Ouzo diminum dengan ‘mezedez‘ atau makanan ringan seperti daging dan sayuran rebus, pasta dan roti manis, keju dan sosis. Kedua kali saya mencoba dengan es batu, terasa lumayan ‘ringan’. Glek.

Saya mencoba lebih rileks, sampai bisa menghabiskan satu sloki. Tak terasa satu botol kita habiskan berdua. Not bad. Kamipun memesan botol kedua…, sampai botol ketiga! Hasilnya? Saya [hampir] ketinggalan kamera SLR di bar! Untung saja, ada seorang turis berbaik hati mengejar kami keluar dan mengembalikan kamera kesayangan saya itu. Anyway, pengalaman saya minum Ouzo membuat hidup terasa baik-baik saja, sedangkan Mona merasa dunia terasa hangat. Padahal suhu di Athens saat itu berada di derajat 5 selsius.😉

Recommended Hotels:

Kedua hotel ini berlokasi di Athina St., sangat strategis di pusat kota Athena. Berjarak sangat dekat dari Syntagma dan Monsteriki subway/metro, memungkinkan Anda mudah mengunjungi situs-situs sejarah seperti Acropolis, Plaka, Monastiraki Flea Market dan masih banyak lagi situs wisata lainnya.

PALLAS ATHENA – GRECOTEL BOUTIQUE HOTEL

Screen Shot 2014-05-22 at 7.53.07 PM
Pallas Athena Grecotel Luxury Boutique Hotel


Pallas Athena adalah hotel butik mewah terbaik di Athena. Hotel bintang 5 bergaya avant-garde hotel ini penuh dengan karya seni yang glamor. – Read more about [Pallas Athena – Grecotel Boutique Luxury Hotel].

ATTALOS HOTEL ATHENS

Screen Shot 2014-05-22 at 7.53.26 PM
Attalos Hotel with The Acropolis of Athens’ view

Attalos Hotel Athens menawarkan roof-top yang sempurna untuk menikmati pemandangan spektakuler dari The Acropolis of Athens – Read more about Attalos Hotel Athens …. 

Screen Shot 2014-05-23 at 1.29.21 PM
I’m in heaven!🙂

How to Get Around:

Keliling kota Athens paling efesien adalah dengan menggunakan metro dan hop-on-off bus, dibandingkan taxi.

Belilah tiket kereta metro turis untuk 3 hari seharga 20 Euro sudah termasuk pulang-pergi dari dan ke bandara. Perhatikan, jam-jam train/metro kadang berubah arah, biasanya pada jam 9 malam, sedangkan di pagi hari metro buka jam 7 pagi.

Harga tiket hop-on-off bus per orang adalah 27 Euro untuk dua hari dengan rute bolak-balik dari setiap situs wisata yang ada di Athens. Menggunakan taksi sekali jalan dari Athina St. ke bandara Anda harus mengeluarkan 50 Euro. Ouch! 

published article: ‘The Goddess Of Charm’ – ELLE DECORATION INDONESIA, Aug/Sep, 2014