Fall in Love in Maryland

Bagi kebanyakan orang yang tinggal di negara tak bermusim seperti Jakarta, Indonesia, pilihan berlibur ke negara-negara seperti Eropa atau Amerika, di saat musim gugur lebih banyak keuntungannya ketimbang musim panas atau musim dingin. Mengapa?

Alasan pertama, di musim panas cuaca dan pemandangan alam hampir sama di Jakarta, di musim dingin walau pemandangan salju yang banyak diincar, namun kita harus menggigil dibuatnya. Alasan kedua, liburan musim panas dan liburan akhir tahun biasanya sudah termasuk ‘peak-season’ sehingga biaya perjalanan bisa melonjak dua kali lipat.

Sedangkan di musim gugur (yang jatuh di pertengahan bulan September sampai awal bulan Desember), selain suhu udara yang adem (tidak terlalu panas juga tidak begitu dingin), biaya perjalanan otomatis menurun, seperti biaya promosi penerbangan dan biaya penginapan, enaknya juga kita tidak perlu mengantri di tempat-tempat umum karena tidak begitu banyak turis. Apalagi, pemandangan alam yang unik dengan warna pohon menguning kemerahan membuat liburan musim gugur lebih menarik dan berkesan.

Saya bersama kedua sahabat saya, Alfa dan Venda berkesempatan melakukan perjalanan di Autumn season kali ini untuk menghadiri undangan pernikahan sahabat kami, Tetty di Maryland, Amerika Serikat.

Maryland adalah state atau negara bagian Amerika Serikat yang berbatasan dengan wilayah lainnya yaitu Virginia, District of Columbia (DC), Pennsylvania dan Delaware. Di Maryland sendiri terdapat 23 county (daerah) dengan 63 kota prinsipal dan beberapa kota kecil didalamnya. Salah satunya adalah Frederick yang merupakan kota tujuan kami di Maryland.

Kami tiba di kota berpopulasi sekitar 60.000 penduduk ini melalui bandara udara Baltimore/Washington International Thurgood Marshall Airport (BWI) dijemput oleh EyieTetty dan calon suaminya, Sante. Dalam perjalanan menjuju hotel, kami disuguhkanan dengan pemandangan alam yang begitu romantis. Dari kejauhan kami melihat pegunungan Catoctin dengan lembah middletown sebagai panorama indah Maryland. Selain pegunungan, kami juga melihat bukit batu dan pasir, danau dan rawa penuh pohon cemara dan hutan pinus. Tidak heran kalau negara bagian ini dijuluki sebagai miniaturnya Amerika karena beragam alam yang bisa didapati di negara ini seakan menjadi bingkai pemandangan yang menyatu di Maryland.

Frederick adalah lokasi harta karun situs bersejarah dan museum. County yang memiliki 50 blok distrik yang terletak di pusat kota Frederick yang terlihat dengan banyak bangunan dan jembatan berarsitektur abad ke 18 dan 19. Situs perang saudara yaitu Monocacy National Battlefield dan museum terkenal Brunswick Railroad. Bagi mereka yang suka aktivitas luar, Frederick menawarkan 90 taman nasional termasuk taman rekreasi, kebun binatang dan lapangan golf. Selain itu, Frederick juga terkenal dengan perkebunan anggur, toko-toko antik, galeri, restoran dan tempat hiburan malam yang menyediakan pertunjukan seni dan teater.

Terlihat daun-daun dari pepohonan Mapple yang terkenal di saat musim gugur yang berubah warna menjadi kuning dan kemudian merah sangat fantastis. Sante, menjelaskan proses perubahan warna pada daun dari pohon Maple yang begitu menarik perhatian Venda. Katanya, kebanyakan pohon dan tanaman disini mengandung tiga pigmen utama yaitu karotin, antosianin, dan klorofil. Ketiga pigmen tersebut menyerap sinar matahari untuk membuat makanan bagi tanaman. Klorofil adalah pigmen yang paling banyak dalam tanaman yang mengandung zat pewarna hijau bagi daun saat musim semi dan musim panas.

Pada musim gugur, dimana siang menjadi lebih singkat dan malam hari menjadi lebih panjang mengakibatkan terhentinya produksi klorofil dari pohon ke daun karena kurangnya matahari, sehingga warna hijau pada daun menurun dan perlahan hanya menyisakan pigmen lainnya. Saat itu pigmen karotin yang tersisa merubah warna daun menjadi menjadi kuning dan pigmen antosianin memberikan warna oranye dan merah pada daun. Begitu seterusnya, sampai saat menjelang akhir musim gugur, dimana matahari semakin sedikit mengakibatkan berkurangnya pigmen-pigmen tersebut dalam daun sehingga akhirnya warna daun akan semakin merah hingga coklat, dan daun-daun pun gugur menyisakan ranting pohonnya saja.

Sayang, Indonesia tidak mempunyai musim gugur seperti disini, hanya beberapa pohon pucuk merah yang terdapat di sepanjang jalan Arcadia Asia Afrika satu-satunya yang menurut saya bisa menggambarkan musim gugur seperti disini.

Halloween & Oktoberfest

Musim gugur di negara seperti Amerika Serikat identik dengan pesta Halloween dan festival bulan Oktober atau sering disebut OktoberFest. Kebetulan, acara bachelorette Henriette diadakan bersamaan dengan pesta Halloween dan Oktoberfest di pusat kota Frederick.

Oktoberfest adalah festival dua-mingguan yang diadakan setiap tahun, dengan mencontohi festival yang ada di Jerman. Acara tahunan yang aslinya memang berasal dari Jerman dan dibawa oleh imigran Jerman ke Amerika ini biasanya ditandai dengan pembuatan bir baru dan pengunjung dapat menikmati minuman bir berkualitas tersebut sepuasnya.

Perayaan Oktoberfest ini tak lepas dengan dimulainya persiapan dekorasi menjelang Halloween. Terlihat dekorasi menyeramkan yang identik dengan setan, penyihir, hantu dan makhluk-makhluk seram lainnya yang menghiasi rumah, restoran dan pusat perbelanjaan dengan simbol-simbol Halloween. Simbol Halloween disini adalah labu yang diukir membentuk wajah “menyeramkan” yang disebut lentera Jack-o yang di dalamnya diletakkan lilin menyala agar terlihat lebih seram di tempat gelap.

Halloween merupakan kependekan dariAll Hallows’ Eve yang konon berasal dari tradisi di Meksiko setiap tanggal 31-Oktober yang merupakan malam perayaaan kedatangan arwah sanak keluarga dan kerabat kembali ke bumi, sebelum hari All Saint keesokan harinya yaitu 1 November.

Di Amerika, halloween juga dirayakan oleh anak-anak dengan memakai kostum seram, dan berkeliling dari pintu ke pintu rumah tetangga meminta permen atau cokelat sambil berkata “Trick or Treat!” Ucapan tersebut adalah semacam “ancaman” yang berarti “Beri kami (permen) atau kami jahili dengan cara menghiasi pohon di depan rumah orang yang pelit dengan tisu toilet atau menulisi jendela dengan sabun.” Sedangkan bagi orang dewasa menyelenggarakan Halloween dengan pesta kostum tokoh-tokoh supranatural seperti monster, hantu, tengkorak, penyihir, atau setan. Malam itu, kami memakai kostum topeng dengan baju hitam dilengkapi kontak lensa berwarna putih, kami merayakan pesta bujangan Henriette berkostum Halloween sekaligus menikmati minuman bir yang enak!

Shop until you fall …

Berlibur bersama dua sahabat wanita saya menjadikan kegiatan belanja adalah jadwal yang harus dilakukan. Untungnya, Henriette sudah memasukkan di jadwal acara sebelum hari pernikahannya. Kami di antar ke Potomac Mills yang terletak sedikit jauh dari Maryland yaitu 2,5 jam perjalanan dengan mobil dari Frederick.

Potomac Mills merupakan salah satu mall terbesar di dunia yang terletak di Woodbridge, Virginia, termasuk di wilayah Washington, DC. Outlet yang beroperasi dari jam 10 pagi sampai jam 9 malam, kecuali hari minggu buka hanya sampai jam 6 sore ini adalah outlet yang menjual barang-barang bermerek dengan potongan harga yang sangat lumayan.

Terdiri dari 250 toko yang menampilkan desainer dan merek terkenal seperti Nordstrom Rack, Saks Fifth Avenue, Polo Ralph Lauren, Brooks Brothers, Nautica, Banana Republic, Mikasa, Gymboree, Abercrombie & Fitch, Coach, Victoria Secret dan masih banyak lagi. Whoa! Selain itu, Potomac Mills memiliki banyak pilihan tempat makan, bioskop AMC teater dan Klub Anak-Anak yang menawarkan program keluarga gratis sepanjang tahun.

 

Kami agak panik dan bingung untuk memulai acara belanja dari outlet yang mana. Beberapa outlet terlihat banyak antrian menunggu giliran masuk. Venda memborong produk Coach dengan harga sekitar $9 (Rp.81.000) sampai $40 (Rp.360.000), Alfa membeli baju olah raga di Underarmers seharga $35 (Rp.315.000), Henriette membeli perlengkapan Bath & Body Works seharga $48 (Rp. 432.000) dan saya membeli celana jeans Abrocombi seharga $20 (Rp. 180.000) plus jam tangan Swatch seharga $30 (Rp.270.000), semuanya dibawah Rp.500.000!

Setelah puas berbelanja, kami menjelajahi Westview Promenade dan Francis Scott Key Mall tidak jauh dari hotel. Disini, kami menyantap pancake di restoran IHop (International House of Pancakes) yang terkenal dengan menu pilihannya yaitu Pankace Combos berupa dua lapis pancake yang disajikan dengan berbagai pilihan rasa seperti original buttermilk, blueberry, chocolate, cheesecake, strawberry atau Cinnamon.

Ada tempat spa yang cukup berkelas di Mall ini. Mulai perawatan wajah seperti facial, rambut, meni pedi dan massage. Ruangan-ruangannya dibuat privacy, ada ruang tunggu yang bisa dipakai untuk bersantai sambil membawa wine, ruang mandi yang di lengkapi sauna, juga ada ruangan bersantai sambil nonton tv atau short movie. Hampir sama dengan Gaya Spa yang di Jalan Senopati, Jakarta ataupun Marta Tilaar di jalan Antasari. Sayangnya, beautician yang melayani sangat terbatas dan harus antri lumayan lama. Harganya hampir sama dengan Kat Salon yang di Hang Lekir di Jakarta yang berkisar Rp.135.000 sampai Rp.1.350.000 tergantung jenis perawatan (misalnya untuk paket meni pedi seharga Rp.300.000 dan Rp.900.000 untuk paket pewarnaan rambut). Kami memilih perawatan sesuai selera masing-masing, bersiap untuk acara pernikahan Henriette esok hari.

Fall in Love

Acara pernikahan Henriette dimulai di Gereja Howard Chapel Ridgeville yang ditempuh selama 30 menit dari hotel kami. Howard Chapel-Ridgeville adalah gereja bersejarah yang dibangun pada pertengahan 1800-an. Ini merupakan penggabungan dari gereja-gereja di-kota Ridgeville dan gereja-gereja di Howard Chapel.

Di perjalanan menuju gereja, kami melewati perkebunan anggur Frederick Wine Trail.

Frederick Wine Trail terdiri dari tujuh perkebunan anggur yang merupakan gabungan dari 120 hektar kebun anggur. Gabungan winery ini merupakan pusat produksi anggur yang ada di Maryland. Disini anda dapat menemukan berbagai pilihan anggur berkualitas, dan sejarah pembuatan anggur tradisional. Tanpa terasa kamipun tiba di Gereja Howard Chapel.

Pemberkatan nikah secara Kristen berjalan cukup singkat selama 30 menit dan kemudian di lanjutkan dengan foto bersama di depan gedung gereja cantik berwarna putih yang berlokasi di atas perbukitan Mount Airy.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju tempat resepsi pernikahan di sebuah klub Golf indah bernama Musket Ridge. Musket Ridge Golf Club memiliki gedung hall yang memang khusus disewakan untuk pesta pernikahan, acara perusahaan dan acara besar lainnya. Berkapasitas sebanyak 200 orang gedung hall Musket Ridge dengan fasilitas state-of-the-art banquet ini dibangun diatas lahan seluas 150 hektar dan di disain oleh arsitek golf bernama Joe Lee dilengkapi dengan lapangan untuk permainan golf 18-hole.

Kami disambut matahari sore dengan warna semburat merah membara, seakan siap berpesta merayakan kebahagian tamu-tamu undangan terlebih sahabat kami yang sedang berbahagia. Sungguh kombinasi suasana romantis yang menyatu dengan pesona alam musim gugur di Maryland, yang membuat kami semakin jatuh cinta.

Tips:

  • Sebagian besar penerbangan dari Jakarta ke Maryland termasuk dua kali transit, akan membawa Anda pada sebuah penerbangan jarak jauh dengan total waktu sekitar 28 jam. Biaya tiket pesawat berkisar antara US$1000 – US$ 1200, dibandingkan musim panas atau akhir tahun yaitu sekitar US$ 1400- US$1600, tergantung maskapai penerbangan.
  • Sebagian besar penerbangan domestik di Amerika Serikat mengenakan biaya bagasi sebesar US$15-25 per koper sekali check-in.
  • Walaupun udara tidak begitu dingin, persiapkan sweater dan scarf untuk dipakai saat malam hari.
  • Walaupun anda sudah berusia diatas 21 tahun, tetap bawalah KTP apabila mengunjungi bar atau memesan minuman beralkohol.
  • Suatu hal baru di Maryland (state yang dijuluki sarangnya laba-laba dan serangga) yaitu wabah serangga bernama Stinky bugs sedang melanda Maryland. Jangan menepuk serangga ini karena dia akan menyebarkan bau yang menyengat.
  • Kebanyakan hotel tidak menyediakan bell-boy, sehingga anda harus mengangkut koper sendiri ke kamar.
  • Sebaiknya menyewa mobil seharga US$25-US$40 per hari, apabila anda tidak mau repot dengan jadwal shutte bus. Taxi tersedia dengan mudah di Maryland.
  • Jangan lupa memberikan tip sebesar minimum 15% dari harga makanan dan minuman. Kurang dari dari itu si pelayan akan sewot!
  • Ingat, porsi makanan yang disajikan di AS lumayan besar, sebaiknya memesan 1 untuk dibagi berdua, agar makanan tidak terbuang percuma dan anda bisa berhemat.
  • Belilah nomor lokal dengan pulsa US$20 untuk menghemat biaya roaming handphone anda.

[Published in Femina Magazine, Dec, 2010: Pernikahan Musim Gugur di Maryland]

3 Comments Add yours

  1. nezdn says:

    Tetty Schoe-Taroli, Charles Schuster, Grace Walujan and 44 others like this.

    December 22, 2010 at 10:51am · Like: Perucha Hutagaol nicee!! congrats!
    January 2 at 7:47pm · Like ·: Venda Mokoagow Bagussssssssssss…………. skali…
    Hery Kurniawan Pantesan femina edisi ini susah sekali dicari di Jakarta…..
    December 28, 2010 at 11:44pm · Like ·
    Cici Utari keren..keren..dan keren… :))
    December 29, 2010 at 5:43am · Like ·
    Aselina Endang Trihastuti Woo..aku inget ngliputnya tuh..kalo ngga salah Tetty diinterview di garden..cantik ya rumahnya..sayang foto aselinya blm kuminta..coba ku pergi kelapak majalah yg deket rumah..semoga masih ada, siapa mau nitip beli??..HAPPY NEW YEAR all!!🙂 ˚⌣˚
    Flora Prams kereeeeennnnnn!!!!:)
    Fira Dewiyana Such a lovely article. Nicely written by Mba Nova🙂
    PR value-nya juga tinggi tuh, soalnya key messages masuk semua + 3 halaman.. hihihi
    * Mba Ira & others, yg lagi gak bisa akses Femina, bisa message me your emaill– nanti ak kirimin artikel…See
    Hery Kurniawan Duh Fira, kamu IPE sekali ya commentnya.. Hahahhaa
    Nez Dn http://Www.nezdn.wordpress.com
    Misty A. Maitimoe gue sengaja beli yang ini. Tet, mustinya di klipping dan dipigurain buat dipajang di rumah. Bilang Sante, Femina itu #1 female publication lowh…hehhehehehe
    Friday at 12:53pm · Like ·
    Tetty Schoe-Taroli Mis, pastinyaa, skalian bikin 2 copy buat maryland state, hhhh…

  2. Hanna says:

    Nice article Nov.Congrats..waiting for Nepal article nih (-:

  3. nezdn says:

    thanks, Fa. The Nepal article will be published soon, I will let you know pastinya:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s