The Sublime Lake City, HANOI

Welcome to Ha Noi. Billboard bertuliskan Chào mừng bạn đến Hà Ná»™i yang artinya Welcome to Hanoi terlihat di bandara internasional No Bai, Hanoi, Vietnam, kota yang ditempuh selama kurang lebih 5 jam dengan pesawat dari Jakarta melalui Singapura dan Malaysia. Bandara Internasional Noi Bai merupakan satu-satunya bandara internasional untuk wilayah utara Vietnam terletak di distrik Soc Son, sekitar 45 menit dengan taksi dari pusat kota Hanoi. Hanoi akan memiliki tambahan lain bandara internasional di tahun 2015, dengan rencana biaya pembangunan sebesar US$8 miliar yang akan menjadikan bandara terbesar dan paling modern di seluruh Asia.

Kota yang berpopulasi hampir 6,5 juta jiwa ini adalah kota kedua terbesar di Vietnam. Terletak di tepi kanan Red River, Hanoi sering disebut sebagai ‘lake-city’ karena memang letaknya berada di antara danau-danau yang indah dan cantik, diantaranya yang paling terkenal adalah Danau Hoan Kiem, Halais Lake dan Teluk Mau di West Lake yang merupakan danau terbesar di seluruh Vietnam.

Kota Hanoi adalah kota yang sibuk. Ini dimaklumi karena begitu banyak persiapan yang dilakukan oleh pemerintah dan warganya dalam menyambut 1000 tahun kota ini. Terlihat bangunan-bangunan setengah jadi, jembatan yang dipugar dan jalananan yang mulai ditata kembali, terutama lalu lintas jalanan kota yang perlu dibenahi. Sarana utama transportasi kota ini adalah bus, taksi, mobil pribadi, sepeda motor dan sepeda. Sepeda motor tetap menjadi cara yang paling umum yang digunakan penduduk lokal untuk beraktifitas sehari-harinya. Jalanan yang sebenarnya cukup besar seakan tidak cukup menampung banyaknya sepeda motor. Semua berbaur dengan mobil menjadikan lalu lintas yang tidak teratur. Belum lagi suara berisik klakson kendaraan terdengar dimana-mana mengakibatkan polusi suara yang begitu mengganggu. Di perempatan jalan tidak ada yang mau berhenti, semua motor saling memotong jalan membuat pejalan kaki sulit menyebrang. Yang lucu nya, banyak wanita Hanoi mengendarai motor dengan kostum yang ajaib. Keliatannya, mereka senang memakai baju seksi. Ada yang pakai baju transparan sewarna kulit, yang terlihat hanyalah dalaman dengan celana sangat pendek tak lupa high heels! Tidak heran kalau terjadi banyak kecelakaan di jalanan.

Sightseeing, Shopping & Culinary.

Sebagai ibukota negara bekas jajahan Perancis di abad ke 19, Hanoi dianggap sebagai salah satu pusat kebudayaan Vietnam, di mana kota ini masih memiliki banyak monumen budaya dan sejarah termasuk lebih dari 600 pagoda dan kuil-kuil menarik yang ditawarkan kepada para wisatawan.

Salah satunya adalah Hanoi Citadel atau Benteng Hanoi yang dibangun oleh dinasti Ly di tahun 1010. Disini terdapat bangunan bekas istana kerajaan, menara bendera Hanoi, dan sebuah terowongan bawah tanah yang dijadikan museum sejarah Vietnam. Disini kerap diadakan festival lentera setiap hari Sabtu. Bulan Agustus kemaren, Citadel menerima pengakuan dari Unesco sebagai World Heritage yang menjadikan warisan sejarah dunia penting yang perlu dilestarikan. Pelestarian situs ini memberi Hanoi kesempatan untuk melestarikan nilai-nilai lingkungan bagi penduduk di masa depan. Yang perlu diperhatikan sebelum masuk ke Citadel, anda tidak diperbolehkan membawa tas dan kamera ke dalam benteng

Terletak di pusat Ba Dinh Square, terdapat The Ho Chí Minh Mausoleum yang merupakan situs kedua yang perlu dikunjungi di Hanoi. Ini adalah monumen peringatan besar kepada pemimpin Vietnam yaitu Presiden Ho Chi Minh. Tubuh Ho Chi Minh yang diawetkan diletakkan di tengah aula di dalam kotak kaca dengan lampu remang-remang. Dengan penjagaan militer, makam Ho Chi Minh biasanya dibuka untuk publik setiap hari dari jam 9:00 pagi sampai tengah hari. Anda tidak diperbolehkan bercelana pendek, memakai rok mini atau pakaian yang memperlihatkan kaki, ini adalah peraturan cara berpakaian dan perilaku saat berkunjung disini. Di area ini terdapat juga taman yang memiliki hampir 250 spesies tanaman dan bunga yang berbeda dari berbagai daerah di Vietnam.

Di jantung kota Hanoi dengan mudah anda dapat menemukan Opera House yang dibangun oleh koloni Perancis diawal abad ke 19. The Hanoi Opera House ini dianggap sebagai monumen kolonial arsitektur khas Prancis dan juga sebagai replika kecil dari gedung opera Palais Garnier di Paris. Tepat di samping kanan gedung, terdapat kafe outdoor yang sangat nyaman untuk rehat sambil menikmati lezatnya kopi Vietnam.

Di beberapa sudut jalan terlihat bangunan-bangunan tua bertradisi Perancis yang masih terawat. Seperti gereja Saint Joseph Cathedral. Gereja yang dibangun pada tahun 1886 dengan gaya neo-gothik ini berkapasitas 4000 orang biasanya ramai pada akhir pekan dan hari libur keagamaan dan juga menjadi tempat favorit untuk foto pre-wedding.

Old Quarter berada di dekat danau Hoan Kiem, memiliki tata letak jalanan asli tradisional dengan arsitektur kota tua. Old Quarter adalah pusat perbelanjaan dimana anda dapat menemukan apa saja disini! Mullai dari butik-butik kecil nan cantik yang menjual pakaian yang di rancang oleh desainer lokal khusus dengan jumlah terbatas, jadi tidak bersifat pasaran atau kodian. Harga nya pun sangat terjangkau, seperti misalnya terusan musim panas dijual dengan harga antara 250.000-500.000 dong  (VND) atau sekitar 100.000-200.000 rupiah. Sedangkan toko-toko lainnya menjual bahan-bahan dekorasi seperti taplak meja, seprei dan bed-cover yang terbuat dari bahan sutera, jam tangan, tas, sepatu dan cindera mata.

Setelah puas berbelanja, anda bisa mampir di kedai tradisional Hanoi yang menyajikan makanan khas Vietnam bernama Pho Bo di Bat Dan street. Konon, restoran ini menjual Pho (baca: ‘fe’… dengan intonasi yang bernada di belakang huruf e) yang paling enak di Hanoi! Pho adalah makanan pokok Vietnam semacam mi putih yang terbuat dari tepung beras murni disajikan dengan sup dan daging yang dimasak berjam-jam dicampur dengan berbagai rempah-rempah dan sayuran untuk menghasilkan rasa dan aroma yang lezat. Rasanya, pedas, asam dan gurih! Harganya hanya Rp.12.500!

Ada salah satu restoran Vietnam yang cukup classy di Hanoi yaitu Green Tangerine restaurant. Berlokasi di Old Quarter restoran ini menawarkan makanan Perancis dengan sentuhan Vietnam terbuat dari bahan-bahan segar, disertai pelayanan yang sebanding dengan standar Eropa dan Amerika.

Bangunan tua tapi terawat ini bergaya ala Perancis dengan cat putih bersih dengan paduan kayu coklat tua memebrikan atmosfir yang nyaman hingga membuat anda betah duduk berjam-jam disini. Dengan paket makan siang seharga 170.000 dong (atau kurang dariRp. 80.000!) anda dapat menikmati makanan pembuka yaitu lumpia segar yang disebut qua Ca’ ikan dengan saus asam dan sayuran, makanan utama pilihan anda seperti salmon atau nasi hainam ala Vietnam sampai makanan penutup berupa Chocolate Truffle yang nikmat!

Saat sore hari, anda dapat menikmati matahari terbenam di sunset bar hotel Intercontinental. Bar terbuka yang terletak di belakang bangunan hotel bintang lima yang menghadap ke lautan sangat romantis . Disediakan bale-bale dengan kasur dan bantal-bantal besar membuat pengunjung dapat  berleha-leha sambil mencicipi minuman alkohol traditional Vietnam seperti bir Saigon, Halida dan Bia Hanoi. Jangan lewatkan Passion Fruit Margarita yang menggunakan buah markisa yang terkenal manis dan segar di Hanoi.

Let’s Cruise!

Ha Long Bay (artinya “Teluk Lereng Naga) adalah tujuan wisata populer terindah di Hanoi. Terletak di Provinsi Quang Ninh, tiga setengah jam berkendara dari Hanoi. Teluk ini memiliki ribuan pulau limestone atau batu kapur dalam berbagai ukuran membentuk garis pantai sepanjang 120 km dari Bai Chay Beach. Tidak heran kalau Halong Bay sudah dua kali mendapat pengakuan sebagai World Nature Heritage dari UNESCO.

Ha Long Bay memiliki luas wilayah sekitar 1.553 km2 (hampir 3x lipat luas kota Jakarta), termasuk 1.960 pulau yang kebanyakan kapur. Menurut ilmuwan, Halong Bay sudah mengalami evolusi selama 20 tahun terakhir. Melalui proses erosi air laut yang menghempas dan membuat ukiran pada batu yang kemudian membentuk lereng batu dengan kecantikan yang fantastis, menjadikan Halong Bay bukan hanya sebagai salah satu keajaiban alam dunia, tetapi juga sebagai museum geologi berharga yang terawetkan secara alami selama 300 juta tahun. Halong Bay juga merupakan ‘rumah’ bagi keanekaragaman hayati dengan ekosistem seperti hutan mangrove dan ribuan tumbuhan dan hewan dari berbagai jenis termasuk beberapa spesies langka yang tidak dapat ditemukan dimanapun.

Cara terbaik untuk berwisata ke Halong Bay adalah dengan menyewa paket cruise di agen perjalanan lokal seharga antara US$ 80 – $135 per orang dengan paket perjalanan selama 2 hari 1 malam.

Perjalanan dimulai pada pagi hari dengan menggunakan bis menuju ke pelabuhan Halong Bay. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan kapal bergaya kayu yang disebut Junk Boat yaitu kapal layar tradisional Cina berasal dari zaman kuno dan masih digunakan sampai sekarang. Kapal yang cukup mewah ini memiliki 3 lantai dengan 12 kabin full airconditioner, restoran dan bar, juga sundeck di lantai atas yang memungkinkan anda dapat menikmati panorama Halong Bay yang spektakuler selama perjalanan anda. Perjalanan di atas kapal berkapasitas esklusif hanya 20 orang ini dimulai dengan cocktail dan makan siang sambil menikmati air teluk yang tenang dan keindahan panorama Halong Bay. Sajian makan siang ala hotel mewah dengan berbagai jenis seafood segar dengan minuman free-flow seperti champagne dan wine. Setelah rehat beberapa saat, kapal berhenti untuk mempersilahkan wisatawan melakukan aktifitas sore seperti berenang atau kayaking selama beberapa jam, sebelum kapal kembali berlayar dengan latar belakang sunset yang nantinya di tutup dengan makan malam diatas sun-deck dibawah langit bertabur bintang dan bulan purnama!

Pada hari kedua, kegiatan diawali dengan perjalanan mengunjungi Amazing Cave yang disebut penduduk lokal yaitu gua Sung Sot.Terletak di pulau Hon Bo, gua Sung Tot merupakan salah satu gua terbesar di Ha Long Bay.

Gua yang cukup curam untuk dicapai dari dermaga dengan mendaki 50 tangga batu curam terletak 25 meter di atas permukaan laut. Dulunya, gua ini bisa menampung ribuan orang yang berlindung dari musuh ataupun cuaca buruk. Luas gua sebesar 10.000 m2 (setengah dari luas Tennis Indoor Senayan), di dalamnya terdapat dua ruangan, Ruang pertama mirip seperti teater dengan ribuan stalaktit menggantung dari langit-langit dan berbagai bentuk stalakmit setinggi 500 meter, mengantar anda ke sebuah lorong sempit mengarah ke kamar kedua. Di ruangan kedua ini anda akan terkagum-kagum dengan warna gua yang berasal dari aliran cahaya yang berbeda-beda baik dari lampu maupun sinar matahari yang memenuhi seluruh ruangan menjadikan dinding gua berwarna kuning, merah, hijau dan biru.

Pada titik terdalam dari gua terdapat ‘kebun kerajaan’ dilengkapi kolam dan taman yang dipenuhi banyak burung dan tumbuhan dengan sistem pencahayaan dengan gaya elegan menambah pesona keindahan gua. Ruang luar berbentuk persegi dan sering disebut sebagai ruang tunggu dengan dinding hampir sempurna halus seolah-olah dibangun oleh mangan manusia.

Perjalanan cruise kemudian dilanjutkan ke pulau Titop. Pulau yang terletak di selatan-timur pantai Bai Chay merupakan pantai berbentuk seperti bulan sabit, dengan pasir bagaikan salju putih. Disini anda dapat mendaki 427 anak tangga pagoda untuk sampai ke lookout-point di puncaknya untuk melihat pemandangan 360 derajat panorama Halong Bay yang sangat luar biasa indahnya!

***

[Published in ELLE Indonesia, November 2010: The Sublime City, Hanoi]

One Comment Add yours

  1. nezdn says:

    Debbie Wibowo, Brenda Thanos Lefrandt, Brenda Lefrandt Thanos and 9 others like this.
    Tetty Schoe-Taroli ‎@N, Wow, Bravo again N, that’s Exquisite!…Jadi pengen ke Hanoi beneerrr!! @Alfa, next 2 yrs, ok?
    October 31 at 9:24pm · Like: Hansel Mario Widjaja Awesome Photos! :jempol:
    October 31 at 11:24pm · Like: Eyi Rampengan WOW this is so cool! amazing story about Viet and love all the pictures!! especially ngoni 2 pe foto on the boat.. keren banget!! Good job N!
    November 1 at 12:14am · Like: Thanks all for the jempol2..
    November 1 at 7:22am · Like: Irke Rombot Omgsh,,,,,,keren sekaLeeee,,, Banyak tampa dudu masih kosong tre,,,Next time boleh mo Book???
    November 1 at 8:08am · Like: Vierna Pj cool…. bravo. good job, N
    November 1 at 8:28am · Like: Venda Mokoagow wowwwwwwwww……. keren!!!!! ternyata mantap banget tu tampa2 yang ngana ada tulis, A.. sampe kapan stay di Hanoi? so boleh mo ator schedule ka sana…MANTAP Nov!!!!
    November 1 at 10:27am · Like: Nez Dn thanks all …
    November 1 at 12:19pm · Like: Alfa Singkoh Great article Nov!Mari jo datang ulang.Ngoni samua rame2 kamari kong tong booking tu calypso cruise (-:
    November 1 at 8:18pm · Like: Brenda Lefrandt Thanos congrats my dear !!!!
    November 1 at 8:21pm · Like: Debbie Wibowo congrats, N!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s