The Promised Land, ISRAEL ✡

Tidak banyak orang Indonesia tertarik mengunjungi Israel dengan alasan selain situasi perang yang masih terjadi sampai sekarang, juga belum adanya diplomatic-relationship antara Indonesia-Israel. Dari total range 195-220 di dunia, Israel hanya membuka hubungan diplomatiknya dengan 161 negara, karenanya orang Indonesia agak sulit mendapat visa kunjungan ke negara ini. Israel juga merupakan tanah suci yang diidam-idamkan untuk di kunjungi bagi peziarah, makanya banyak yang ‘lolos’ masuk melalui perjalanan ziarah ke negara yang juga di kenal sebagai Tanah Perjanjian ini.

Israel terdapat di ujung Timur kawasan Mediterania yang berbatasan dengan Libanon di bagian Utara, Syria di sebelah Timur dan Yordania di Selatan. Kawasan ini adalah tempat dimana terdapat sisa-sisa peradaban paling kuno di dunia sepanjang sejarah yang merupakan pertemuan antara Timur dan Barat. Negara yang berpenduduk hanya sekitar 6 juta jiwa dengan 76% penduduk asli beragama Yahudi (15% Muslim, dan sisanya Kristen) ini sebenarnya tidak begitu besar, dengan luas 20.330 km2 atau hampir sama besar dengan provinsi Bengkulu. Namun, ibarat cabe rawit, negara ini sangat maju di berbagai industri, seperti teknologi tinggi di bidang komunikasi, software, transportasi dan penerbangan, bidang hasil bumi, kesehatan dan juga ahli dalam bidang asah berlian! Orang-orang Yahudi pun terkenal dengan kecerdasan dan kreativitas mereka, sebut saja orang-orang terkenal dunia seperti ahli Fisika Albert Einstein, pembuat lensa teleskop Baruch Spinoza, pelukis handal asal Perancis Marc Chagall, ekonom asal New York Alan Greenspan, direktur film terkenal Woody Allen, pendiri perusahaan teknologi software Oracle Larry Ellison dan tentunya musik komposer Julio Iglesias yang semuanya adalah keturunan Yahudi.

CULTURE SHOCK!
Bagi wiasatawan seperti saya, pertama kali menginjakkan kaki di Israel sempat kaget juga dengan security-system negara ini. Pemeriksaan di perbatasan Tabha memasuki Israel sangat ketat, ada 3 kali bagage-screening setelah di wawancari selama 10 menit kemudian barang bawaan di periksa random seperti kamera, telepon selular dan dompet dengan menggunakan residu-check baru kemudian menuju meja imigrasi untuk cap passpor. Di beberapa tempat terdapat pos-pos pemeriksaan dan banyak orang di jalan-jalan membawa senjata, baik yang berseragam polisi maupun tidak. Tentara Israel, baik laki-laki dan perempuan diharuskan untuk membawa senjata bahkan ketika mereka pulang cuti. Israel mewajibakan warga berusia 18 tahun keatas untuk ikut wajib militer, karenanya adalah suatu pemandangan yang lazim melihat seorang gadis muda berjalan dengan menggandeng laras senjata M-16.

Ada beberapa kultur Israel yang perlu di ketahui selama berada di negara ini, salah satunya yaitu Kosher. Kosher adalah makanan halal yang sesuai dengan aturan agama Yahudi. Ada 8 aturan makanan yang di anggap non-kosher atau haram berdasarkan Dietary Laws Yahudi. Hewan yang boleh dimakan adalah hewan yang memamah biak dan berkuku terbelah dua saja, dan di disembelih dengan benar sesuai aturan Yahudi. Kata teman saya yang orang Yahudi, ikan yang boleh di makan adalah ikan yang bersisik atau hewan yang di ‘bunuh’ dengan cara khusus agar hewan tersebut tidak menderita atau kesakitan. Adalah haram mencampur daging dan susu, juga minuman seperti jus anggur dan wine yang diproduksi tanpa pengawasan seorang Rabi. Coca-Cola misalnya, mendistribusikan minuman soda pada saat Paskah dengan label Paskah Coke, yang dibuat dari gula tebu dibawah pengawasan Rabi Tobias.

Israel adalah satu-satunya negara di dunia di mana kehidupan berputar sesuai kalender Ibrani. Kerja dan liburan sekolah ditentukan oleh hari libur Yahudi, dan hari istirahat resmi adalah hari Sabtu yang disebut Sabbath. Sabbath dimulai pada hari Jumat saat matahari terbenam sampai munculnya tiga bintang di langit pada Sabtu malam. Hari Sabbath dianggap sebagai hari perayaan, ketika seseorang dibebaskan dari pekerjaan rutin sehari-hari, sehingga dapat merenungkan aspek kehidupan rohani bersama keluarga dengan mengadakan pesta makan malam. Hukum Yahudi (halakha) mengidentifikasi 39 kategori kegiatan yang dilarang pada Sabat termasuk bekerja dan mengendarai kendaraan. Pada hari ini juga anda dapat melihat kebanyakan orang Yahudi berpakaian jubah panjang hitam dengan Judenhut topi khas orang Yahudi berjalan kaki sejauh jarak rumah mereka menuju Synagogue (tempat ibadah) untuk berdoa di hari Sabbath.

WHAT TO SEE?
“Syaloom, Welcome to Israel” adalah salam khas orang Israel saat anda mengunjungi tempat-tempat wisata Tanah Perjanjian ini. Yang menarik di negara berlogo Star of David (Bintang Daud) ini adalah dengan menyusuri kota-kota bersejarah dimana terdapat total 48 kota di dalam 8 region. Beberapa kota yang di rekomendasikan adalah berikut ini.

Yerusalem
Kota Yerusalem adalah ibukota Israel. Pemandangan kota ini sangat indah dengan panorama bukit Yudea berlatar belakang laut mati (Dead Sea) dan pegunungan Moab yang begitu menakjubkan. Ada situs-situs dan empat gereja penting di kota ini, yang pertama adalah gereja Pater Noster atau yang lebih dikenal dengan gereja Bapa Kami. Di dalam gereja yang di bangun pada abad ke 12 ini terdapat tulisan Doa dalam 62 bahasa di dinding serambinya. Di gereja ini juga Putri Perancis, Aurlia de Bossi dimakamkan. Gereja yang ke dua adalah gereja Dominus Flevit. Di dalam gereja yang di bangun pada tahun 1891 ini terdapat jendela besar yang di bingkai indah dengan panorama kota Yerusalem. Ketiga, adalah gereja Holy Mary yang dibangun oleh ksatria perang salib di tahun 1757. Tepat di bawah gedung gereja terdapat kuburan Maria Magdalena. Gereja yang ke empat adalah gereja Gethsemane. Gereja ini juga di sebut Gereja Segala Bangsa karena di danai oleh 16 negara untuk mempertahankan keindahan dan sejarah penting gereja ini. Desain gereja terdiri dari dekorasi mozaik-mozaik unik dan jendela-jendela cantik terbuat dari batu pualam transparan. Lampu-lampu antik tergantung berwarna ungu dan kuning keemasan memantulkan keindahan interior gereja dengan sinar nya yang cemerlang.

Ada satu lagi tempat menarik di Yerusalem yang wajib di kunjungi yaituKota Tua yang berada di atas Bukit Moriah. Di kota ini terdapat tiga aliran montheistic besar. Untuk orang Yahudi terdapat Bait Besar berada, bagi umat Nasrani bukit ini diasosiasikan pada masa kehidupan Kristus dan untuk kaum Muslim terdapat Kubah Batu yaitu Masjid Al-Aksa sebagai tempat suci ketiga setelah Mekah dan Madinah. Masjid ini adalah salah satu dari masjid tertua dengan monumen paling menarik dan mencolok di Jerusalem. Dibangun oleh artis Byzantium dengan dekorasi Oriental dan berbentuk segi-delapan (Oktagon) di bagian eksteriornya. Menariknya tempat bersejarah sejak 13 abad yang lalu ini telah dihancurkan sebanyak 17 kali dan di bangun kembali serta ‘di duduki’ oleh ke tiga aliran agama tersebut sampai saat ini.

Tel-Aviv & Jaffa. Tel-Aviv atau dikenal juga sebagai ‘bukit musim semi’ terletak di daerah bukit pasir dengan jumlah penduduknya sekitar 400.000 orang. Ini menjadikan Tel-Aviv sebagai kota ke dua terbesar di Israel setelah Yerusalem. Kota ini merupakan pusat perniagaan, industri dan kegiatan kebudayaan negara ini. Di sebelah selatan Tel-Aviv terdapat kota Jaffa. Jaffa adalah kota pelabuhan yang penting negara dan menjadi gerbang menuju Yerusalem. Disini pula terdapat pusat kesenian bangsa Israel dengan galeri-galeri seni yang selalu dipadati turis sepanjang tahun.

Betlehem & Nazareth. Kunjungan berikutnya adalah kota Betlehem yang juga dikenal dengan kota Daud. Kota yang terletak di atas bukit dengan ketinggian 2600 kaki dari permukaan laut berpopulasi sekitar 30.000 orang. Di kota kelahiran Nabi Isa (Kristus) ini anda dapat melihat wanita dari generasi tua dengan kostum tradisional berupa jubah panjang hitam berikat pinggang dan kerudung putih. Serangkaian koin semacam kerucut berwarna merah dipakai menutupi kepala mereka, jenis busana yang masih tersisa dari para kesatria perang salib. Kemudian, Nazareth, kota kecil yang tidak begitu banyak memiliki sejarah dramatis selain sebuah Gereja megah yang didesain unik oleh Muzio, arsitek berkebangsaan Itali dengan menumpuk dua gereja dalam satu bangunan.

Haifa & Caesarea
Kota terbesar ketiga di Israel dengan populasi sekitar 225.000 penduduk ini adalah kota tercantik di Israel, Haifa. Berada pada lengkungan teluk Mediteranian dari pegunungan paling menarik di Israel yaitu gunung Karmel. Haifa berperan sebagai kota penting karena memiliki pelabuhan utama dan industri berat yang pernah di duduki oleh negara Arab, Turki dan Inggris dan tidak berhubungan dengan kegiatan militer ataupun sejarah. Kota ini adalah tempat tinggal nya golongan orang-orang kaya Israel dimana terlihat di setiap rumah mewah dengan yacht pribadinya. Kota cantik lainnya adalah Caesarea. Mungkin ini adalah kota favorit saya di Israel. Dibangun oleh Raja Herodes Agung sebagai kota pemuja Dewa Pan di tahun 20 sebelum masehi. Arsitek dan ahli teknik pada jaman Herodes menghabiskan 12 tahun membangun konstruksi kota ini. Terdapat istana-istana megah, kuil-kuil terbuat dari batu berwarna kuning dengan pilar-pilar raksasa serta amphitheater ala Romawi berlatar belakang laut Mediteranian.

Tiberias
Kota ini di temukan pada tahun 26 SM oleh Herode Antipas dan di beri nama Tiberias untuk menghormati Kaisar Roma Tiberius. Pemandangan indah kota ini terlihat dengan istana-istana cantik, gedung teater, kuil-kuil yang terbuat dari emas dan marmer. Kota Tiberias terletak di 682 kaki di bawah permukaan laut. Disini sangat terkenal dengan hot-spring yang sangat terkenal di seluruh wilayah Roma yang konon sering dipakai sebagai healing berbagai macam penyakit. Berada di sisi barat kota, terdapat sebuah danau yang bernama Galilea. Di danau ini banyak penduduk yang bekerja sehari-hari sebagai nelayan dengan menjala segala macam ikan seperti gurame, cat-fish, sardin dan mullet.

WHAT TO DO?

Floating on The Dead Sea
Jangan anda lewatkan pengalaman berenang dan terapung di Laut Mati. Laut yang terletak di 1300 kaki di bawah permukaan titik terendah di permukaan bumi ini di namakan laut mati karena tidak ada sama sekali binatang laut yang mampu hidup di dalamnya. Air laut tidak mengalir ke mana-mana karena tidak memiliki saluran layaknya lautan lain, sehingga laut Mati berevaporasi sendiri dengan menghasilkan panas dan kandungan kimia sulfur padat berupa pasir hitam menyerupai lumpur. Menurut penelitian, lumpur di laut ini mengandung milyaran kalsium, khlorida, magnesium, sodium dan postasium serta kadar mineral tinggi yang sangat baik untuk menyembuhkan penyakit dan menghaluskan kulit. Uniknya lagi, laut berkadar garam tertinggi yang mencapai 30% ini mampu membuat tubuh kita tetap mengambang dengan santai di atas air tanpa harus melakukan banyak gerak.

Riding Camel at Sinai Mountain
Pegunungan Sinai bagian selatan adalah bagian Arab-Nubian yang terdapat di perbatasan Mesir dan Israel dengan melewati Red Sea. Pegunungan batu yang berasal dari magma yang mencair di bawah bumi membuat lembah bebatuan volkanik berwarna merah granit ini sangat indah dan sayang untuk di lewati selama berada di Mesir. Tinggi gunung yang sering didaki oleh para turis mencapai 2285m (hampir setinggi Gunung Bromo; 2329m), ini membutuhkan tiga jam pendakian. Sebaiknya pendakian dilakukan pada malam hari untuk menghindari udara yang sangat panas di tengah gurun pasir. Biasanya, pendakian di mulai tengah malam dengan menggunakan Camel atau Onta yang di tawarkan oleh suku Bedouin dengan membayar US$20 sekali jalan anda bisa menikmati pendakian santai di bawah langit yang bertaburan bintang malam. Kemudian, pendakian di lanjutkan dari kaki gunung ke puncaknya dengan berjalan kaki selama satu jam, ada cukup waktu menunggu kira-kira satu jam di puncak gunung untuk menikmati reward pendakian yaitu sunrise yang perlahan mengintip dari lembah batu gunung Sinai. Spektakuler!

Diving in Red Sea
Laut Merah atau juga di kenal dengan nama Laut Eilat, sejak dulu menjadi rute utama yang menghubungkan Asia dengan Timur Jauh, Afrika dan Barat. Laut yang memiliki keaneka ragaman corals dan lebih dari 1000 jenis ikan sub-tropikal yang belum teridentifikasi ini adalah surga bagi penyelam dan pecinta snorkeling. Pasir berwarna kuning berlatar belakang birunya Mediteranian membuat gambar foto di kamera anda seakan kartu pos komersial!

Shopping
Israel adalah surga berbelanja untuk barang-barang unik berupa perhiasan perak, bahan kasmir, furnitur sampai berlian! Namun, ada beberapa cinderamata khas Israel yang harus anda beli disini.
Dead Sea Product. Produk lumpur Laut Mati yang di keluarkan dengan brand Ahava. Perusahaan Israel Laboratorium Laut Mati (DSL) memproduksi produk perawatan kulit yang terbuat dari lumpur dan senyawa berbasis mineral dari Laut Mati. Perusahaan yang sudah berdiri sejak tahun 1988 oleh tiga kibbutz (komunitas pemukim yang hidup berdasarkan hasil bumi di sekitarnya) sudah mengekspor produknya ke lebih dari tiga puluh negara di seluruh dunia, termasuk Singapura. Ahava produk, populer di kalangan wisatawan karena kualitas dan sifat unik produk ini yang mengandung konsentasi mineral dan jenuh garam yang menurut penelitian sangat baik untuk merevitalisasi kulit, memulihkan kelenturan alam dan tingkat kelembaban kulit. Selain itu juga produk kosmetik ini baik untuk perwatan rambut, anti penuaan dini dan insomnia! Harga paket produk perawatan kulit terdiri dari pelembab, serum, night cream, facial scrub dan eye-cream berikut bonus mud-sea mask dan bath-salt dengan harga US$ 300. www.ahava.com

Minyak Zaitunatau Olive Oil. Buah zaitun memegang nilai besar dalam budaya kuno dan modern di Isreal. Berasal dari pohon zaitun yang tumbuh di kawasan Yeruslaem sejak 2000 tahun yang lalu mengandung 10-40% minyak yang dihasilkan melalui proses crushing untuk mengekstrak minyak zaitun. Jenis-jenis minyak zaitun termasuk Extra Virgin (berwarna hijau) yang dianggap terbaik karena diambil dari perasan pertama, kemudian Virgin dan Pure (berwarna kuning) yang sudah mengalami beberapa kali proses penyaringan dan penyulingan. Minyak zaitun kaya akan anti-oksidan dan vitamin E, A, D dan K. Hal ini berguna untuk menyeimbangkan lemak, melancarkan sistem pencernaan, menurunkan kolesterol juga mengontrol tekanan darah. Untuk 1 botol 500ml dapat di beli seharga US$ 5 saja!

Kana Wine
Bagi penyuka minuman anggur yang manis bisa membelinya di Kana. Anggur yang bersifat lebih ke seremonial di Kana ini banyak diminitai oleh peziarah. Di jalan-jalan tersebar toko-toko kecil yang menjual anggur Kana. Ini adalah suatu tradisi di Kana yang terkenal dengan Perkawinan di Kana dengan meminum anggur ini. Untuk anggur yang berkualitas lebih baik bisa di dapatkan di dataran tinggo Golan dimana anggur dari daerah ini pernah memenangkan medali emas di International Wine di tahun 1984 untuk tipe Cabernet Sauvignon dan merebut tiga kali gelar sebagai Chairman’s Award for Excellence di Vinexpo. Recommendation Wine Shop:
Derekh ha Yain: HaHashmona’eem 93, Tel Aviv
Gaffen – Anggur Center: Emek Refa’eem 42, Yerusalem
Khusus Cadangan: HaNasi 109, HaNasi, Haifa

ACCOMODATION
Le Méridien David Dead Sea
Terletak di tepi Laut Mati, hotel ini menawarkan ketenangan dan kenyamanan dengan taman 12 hektar yang mengelilingi 600 kamar nya. Perjalanan satu jam setengah dari Yerusalem, dan dua setengah jam dari Ben-Gurion International Airport, hotel ini berjarak dekat dengan tempat-tempat wisata Israel seperti Massada, Benteng Herodes, Gua Qumran, dan kota kuno Yerikho dan tentunya anda dapat berenang di Laut Mati kapan saja. Phone: (972)(8) 659 1234

Sheraton Tel Aviv Hotel and Towers
Hotel ini sangat strategis untuk dijadikan pilihan untuk bisnis dan liburan. Hotel yang menghadap ke lautan biru Mediterania dengan pantai berpasir putih dekat dengan tempat wisata dan juga pusat bisnis dan perbelanjaan. Fasilitas terdiri dari Club Lounge dan fasilitas meeting-rooms lengkap dengan resepsionis pribadi. Tel Aviv 63.573

The Dan Caesarea
Suasana hotel mewah dikelilingi 15 hektar taman kebun jeruk dan perkebunan pisang, hotel ini juga di lengkapi dengan 18-holes lapangan golf melengkapi liburan anda. Desain bangunan yang menakjubkan ala Romawi berlatar belakang pantai dan laut Mediterania memberikan pemandangan yang sangat spektakuler. Reservations.Caesarea@DanHotels.com

Tips:

  • Di hotel berbintang, seorang Rabbi terlihat mondar-mandir di restoran untuk memeriksa apakah ada tamu hotel membawa makanan non-kosher sebagai makanan tambahan. Taatilah peraturan disini ini kalau tidak mau dikeluarkan dari hotel hari itu juga!
  • Pada hari Sabbath hampir semua toko dan restoran ditutup, kecuali milik orang Israel Muslim dan Kristen.

[Published in ELLE Indonesia, November 2009: The Promise Land, Israel]

One Comment Add yours

  1. nezdn says:

    Export comments from other web:
    Brenda Thanos Lefrandt, Cylke Atwir, Marci Mark Rogi and 28 others like this.
    Alen Dien krm kamari tu majalah, blm riki2 bli , so abis le stou
    November 1, 2009 at 8:42pm · Like: Eyi Rampengan duhhh so nae klas dang ini dari femina ke ELLE? gile cinggg…bravo for you!! so proud of you xx* blom riki baca nanti cari waktu yg sunyi senyap supaya bisa menikmati..*
    November 1, 2009 at 9:06pm · Like: Damian Krist Two thumbs up…plus 2 jempol kaki…keren..liburan sekaligus menyalurkan 2 hobby: fotografi n jurnalis……. hopefully one day be able to visit holy land…
    November 1, 2009 at 9:10pm · Like: Wachyu Danyanto Fantastic Journey to Holy Land.. Five Thumbs Up..
    November 1, 2009 at 9:31pm · Like: Jean Paul Woodruff congrats Nova! Cover page…and the photos look marvelous. Wish I could read the language…..but thank you for sharing
    November 1, 2009 at 9:56pm · Like: Yanuar Hung hm….bagus Nov! besok aku mau dapetin si ELLE nya… thanks infonya.
    November 1, 2009 at 10:24pm · Like: Laki Gushary Syaloom.. Cool photos and article. Sempet promosi-in si oom Larry lagi.. haha.
    November 1, 2009 at 10:27pm · Like: Unny Amalia I trust the article is awesome…no need to read all of it, heard the whole story from the writer herself… !!! 2 thumbs up Nov, so proud of you to have your article on ELLE, with all those conf calls inbetween…amazing girl !
    November 1, 2009 at 11:54pm · Like: Tetty Schoe-Taroli ELLE? WOWderful! excellent job N! bagi2 dong honor-nya, buat kumpul2 ke Israel nanti…
    November 2, 2009 at 12:21am · Like: Tiƒƒany Nicolè H aaaa..*flashbacking* i left my heart in Israel…❤❤❤ nice literature, ka nov! deskriptif, naratif, n contemporary.
    next….?
    November 2, 2009 at 12:23am · Like: Ira Tulong Bawa jo kalo naku dapa,
    November 2, 2009 at 1:28am · Like: Vierna Pj fantastic journey. have to get the elle….so proud of you, dear. (ole2? share honor jo..hehehe)
    November 2, 2009 at 7:36am · Like: Nova Lisbeth Lumingkewas ‎…So proud of you, N…..2 thumbs up….
    November 2, 2009 at 9:49am · Like: Nez Dn once again, thank you all!
    November 2, 2009 at 10:01am · Like: Manorsa Tambunan next time bagi2-lah jobnya, kau yg nulis, aku yg foto, gitulah..
    November 2, 2009 at 10:55am · Like: Lynda Sigar Mantap dah…!!!
    November 2, 2009 at 11:51am · Like: Brenda Lefrandt Thanos keren banget serasa ikutan ada di Israel…love it dear …proud of u as always )
    November 2, 2009 at 11:53am · Like: Ruth Nababan Nov, two thumbs. Kupasannya OK banget say!!
    November 2, 2009 at 11:57am · Like: Ipul Syarief sukaaaaaaaa bangeeeetttttt!!!!
    November 2, 2009 at 1:16pm · Like: Misty A. Maitimoe pesan sponsornya teuteup ya Nov…gak bisa gak di mention tuh bos besar..kekekekekeke…Jadi makin pengen ke sana.
    November 2, 2009 at 2:00pm · Like: Venda Mokoagow ck ck ck… muantap… langsung flash back waktu ke israel 3 taon lalu….ulasan nya bagus, alur ceritanya enak di baca…tinggal mo tunggu cerita di Yunani — kapan dang?
    November 3, 2009 at 11:51am · Like: Rebeca Moningka Bird Thank for sharing, Nov! I enjoyed reading it!
    November 3, 2009 at 1:44pm · Like: Charles Schuster Congrats! The photos look fantastic!! Keep up the great work!
    November 4, 2009 at 6:48pm · Like: Harley Frederik ‎…oks bgt…graet job,nice pics..love it..:-))
    November 4, 2009 at 11:11pm · Like: Nez Dn ✡
    November 5, 2009 at 4:05pm · Like: David White Nova… your article is amazing!!! While I can’t read the text, I’ve thoroughly enjoyed viewing your photos. Will brought me a copy to review. You have got to be so proud of yourself!!! I look forward to seeing more of see more of your work. Peace and love… Dave

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s