Summer in FLORIDA

Kebanyakan orang, memilih New York, Los Angeles, atau kotabesar lain, saat berlibur ke Amerika Serikat. Jarang sekali ada yang memilih Florida, apalagi ke kota kecil bernama Nokomis. Namun, kota yang termasuk di Sunshine State karena limpahan sinar matahari sepanjang tahun ini, banyak menawarkan quality of life bagi warganya. Kabarnya, Nokomis ini menjadi tempat tinggal orang tua yang sudah pensiun. Sebab, kota ini sangat tenang. Saya, bersama ibu saya yang berumur 75 tahun, menghabiskan liburan musim panas yang menyenangkan di sini.

SEWA SAJA RUMAH PANTAI

Nokomis terkenal karena keindahan pantai pasir putihnya yang memukau, ibarat gula pasir yang berkilau. Berada di ujung Jalan Albee di Casey Key, pantai ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Mulai dari temp at parkir gratis, penjaga pantai, meja piknik, peralatan barbecue,boks minuman otomatis, net untuk main voli, pancuran air untuk berbilas, dan toilet bersih.
Aktivitas yang terlihat di sepanjang pantai adalah memancing dan berperahu layar. Terlihat di kejauhan kapal-kapallayar (yacht) besar yang akan melewati jalan penghubung pinggiran kota Nokomis dan pantainya. Jembatan terbuka (drawbridge)ini akan dibuka bila diperlukan.

Pantai Nokomis ini dibuat sedemikian rupa untuk kenyamanan perngunjung. Walaupun tersedia fasilitas yang lengkap, ada batasanbatasan yang tak boleh dilanggar demi menjaga kenyamanan pengunjung. Misalnya, aktivitas jet-ski tidak boleh dilakukan di dekat pantai, karena suara bisingjet akan sangat mengganggu. Kami menyewa beachbungalowselama seminggu dengan harga 80 dolar AS per malam (sekitar Rp720.000). Biasanya, bungalo ini disewakan per minggu dengan harga paket 500 dolar AS (sekitar Rp4,5 juta). Lokasi bungalo ini berada tepat di depan pantai. Berbentuk seperti rumah panggung, di lantai dasar terdapat 1 ruang nonton teve, lengkap dengan DVD player dan buku bacaan. Ruang makannya dilengkapi kitchen set, peralatan makan, peralatan masak elektronik, mesin cuci piring, dan meja makan panjang. Di lantai atas ada 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, dan teras yang menghadap ke pantai. Ada tangga menuju gudang bawah. Di situ tersimpan peralatan bersantai di pantai, seperti beberapa kursi lip at plastik, payung pantai, dan handuk bersih yang tebal dan besar.

Kami menikmati Pantai Nokomis sepuasnya. Mulai dari berjemur di pagi hari sambil menikmati udara segar, bermain layang-layang, berenang di air yang hangat, mengumpulkan kerang pantai, sampai membaca buku hingga tertidur, karena hembusan angin yang mengundang kantuk.

Pantai ini kerap menjadi temp at pertunjukan para seniman 10-. kal. Mereka membawa alat musik sendiri, seperti drum, gitar, dan perkusi,. Meriah sekali. Ada pula penari-penari yang mengajak pengunjung untuk ikut menari dan bernyanyi. Lama-kelamaan, penontonnya akan makin banyak dan membentuk lingkaran besar. Acara yang berakhir menjadi pesta api unggun itu biasanya dimulai dari matahari terbenam, hingga jauh malam.

Kegiatan malam hari kemudian dilanjutkan dengan mengintip penyu yang sedang bertelur. Pengunjung bisa melihat penyu tersebut mengerami telur-telurnya dengan cara mengubur di dalam pasir agar terlindung dari dingin dan angin malam. Tapi, sayangnya, tidak semua telur penyu tersebut berhasil menjadi anak penyu karena selain terbawa arus air laut pasang,juga sering dimakan oleh kepiting dan ular.

Ada sebuah restoran yang selalu rainai di pantai itu, yaitu Pop’sTerlihat beberapa tamu restoran datang dengan perahu jet atau kapal layar. Mereka langsung parkir di pinggir restoran. Resto ini memang berada di atas kanal yang terhubung dengan Pantai Nokomis. Kami lalu memes an hidangan pembuka: Mary & the Boys(selusin udang rebus dingin dengan segelas Bloody-Mary dan jus tomat dicampur tobascodengan sedikit lada dan vodka’). Hidangan utama andalannya adalah seafoodplatter. Seafoodsegar terhidang di meja, termasuk bermacam kerang, seperti oysters,clams,mussels,udang, serta kentang dan wortel. Juga ada lobsteryang capitnya sebesar kepalan tangan saya!

SATWA LIAR SEBAGAI OBJEK WlSATA
Jika Anda sering melihat tayangan Animal Planet, hampir semua program alligator Genis crocodileatau buaya yang ukurannya lebih kecil) mengambillokasi di Florida, salah satunya di Myakka River State Park. Tempat ini adalah salah satu kebun raya tertua dan terbesar di Florida yang dialiri sungai sepanjang 100 km. Kebun raya ini biasanya digunakan untuk kegiatan bersepeda, hiking, memancing, berkemah, kayaking, dan berburu alligator.

Kami disambut John, kapten kapal motor bernama Gator Gal, yang memberi sedikit pidato tentang peraturan yang berlaku. Menurutnya, Sungai Myakka ini menampung 1.100 alligators! Perjalanan dengan kapal motor ini memakan waktu sejam. Perlahan kapal motor yang kami tumpangi menjauh dari dermaga. Sekitar 10 menit kami berada di atas kapal yang berjalan perlahan, hampir tanpa suara.Tapi, itu membuat kami waswas, takut, sekaligus penasaran ingin melihat alligator dari jarak dekat. John sesekali menunjuk ke kejauhan dengan suara setengah berbisik. Kami melihat sesuatu yang menyembul di permukaan air, tapi tidak terlalu jelas. Beberapa menit kemudian sesuatu itu menghilang dari pandangan.Yang membuat saya tambah merinding adalah saat melihat beberapa turis yang berani naik kayak di atas sungai ini! Akhirnya kami tiba di rawa-rawa.

Kapal berhenti. Semua mata seakan melotot ke setiap permukaan air, berharap ada satu alligator yang muncul dan memperlihatkan seluruh badannya. Walaupun, menurut John, itu jarang terjadi. Perlahan saya melihat air di samping kapal kami menjadi keruh dan terckngar percikan air dengan suara berdebam pelan. Beberapa anak kecil berteriak, sambil menunjuk ke air. Yah… saya hanya sempat melihat ujung ekor alligator, yang sudah keburumasuk lagi ke dalam air. Kami menunggu lagi. Sepuluh menit…lima belas menit Tetap tak terjadi apa-apa. Kapal kemudian bergerak perlahan. Dengan agak kecewa saya memasukkan kamera digital ke dalam tas.

Tibatiba ibu saya mencubit lengan saya, sambil menunjuk ke suatu arah. Tepat di samping kanan kapal terlihat setengah badan alligator menyembul dari dalam air dengan mata sedikit melotot ke arah kami. Wuih…! Saya sampai menahan napas melihat kulit badannya yang bersisik dan rahangnya yang bisa menelan seluruh paha saya! Cukup lama kami terdiam di tempat itu. Lalu, kami berbalik ke arah dermaga.

Sepanjang perjalanan, kami sempat melihat beberapa alligatoryang sedang leyeh-Ieyeh di belakang rumah penduduk! Selepas petualangan di Sungai Myakka, kalm mengunjungi lokasi spesies burung yang banyak terdapat di kebun raya tersebut. Ada burung elang jenis eagledan hawk, burung bangau, burung nasar, kalkun, burung pelikan, dan burungflamingo berwarna pink! Burungflamingo yang sangat terkenal ini dapat ditemukan di daerah yang hangat (berarti, hampir seluruh Florida).

Jenis burung ini sangat menyukai lingkungan bermuara, seperti danau dan telaga, dan tumbuh pesat di daerah berlumpur. Di situlah mereka mencari makan dan berkembang biak. Burung berleher dan berkaki panjang ini ternyata sangat pandai berenang. Saya baru tahu, warna pink pada flamingo disebabkan oleh jenis makanan mereka, yaitu udang kecil merah berkulit keras. Makanan ini menyisakan warna merah muda pada tubuhnya. Sangat cantik!

BELANJA DI STRIP MALL

Meski memiliki wisata alam yang luar biasa, Nokomis seolah tetap mengerti dorongan wanita untuk berbelanja. Buktinya, di kawasan Nokomis terdapat lebih dari 60 pusat belanja. Saya ingat ucapan Bo Derek, “Siapa pun yang bilang bahwa uang tidak dapat membeli kebahagiaan, berarti dia tak tahu tempat belanja yang tepat!” Dan, sepertinya, saya tahu bahwa di sini adalah pusat belanja yang oke. Benar saja.Di sini terdapat pusat perbelanjaan kelas atas,yang menawarkan berbagai barang dengan merek ternama.

Tempat belanja di sini terbagi menjadi dua bagianYang pertama disebut dengan outdoor malls,terdiri dari butik dan galeri. Hampir semua butik itu dimiliki oleh penduduk lokal. Variasi produk yang dijual cukup banyak, seperri perhiasan buatan tangan, aksesori, lukisan seni, cendera mata, dan pakaian. Ada pula kedai kopi dan restoran pinggir jalan, yang menyuguhkan udara pantai. Kedai semacam ini banyak terdapat di Venice, Longboat Key, dan pinggiran pantai di Sarasota.

Mal kedua, yaitu indoor malls, berada dalam satu kompleks pertokoan, seperti di Westfield Shoppingtown dan Sarasota Square. Di sini Anda bisa menemukan temp at perhiasan ternama, seperti Saks Fifth Avenue, Dillards, Sears, dan Macy’s. Seperti di Jakarta, indoor malls seperti ini biasanya dilengkapi fasilitas bioskop dan tempat hiburan lain.
Ada juga mal yang disebut strip malls. Lokasinya cukup banyak, antara lain di sepanjang jalan highway 41. Di situ ada Venice Village Shoppers, Nokomis Villages, Southbay Shopping Center, Sarasota Pavillion, dan sejumlah outlet, seperti Wallmart, Publix, and Target.

Tempat paling menarik bagi saya adalah Sarasota Square dan Sarasota Pavillion. Karena, di kompleks ini terdapat hampir semlJa yang kami cari: Marshall’s, Old Navy, Barnes and Nobel, Booksa-Million, Best Buy, dan SteinMart. Kalau di Plaza Senayan hanya ada beberapa pilihan tas Coach yang bertanda ‘sale’ pada bulan tertentu, di SteinMart Anda bisa membeli tas tangan bermerek AS itu dengah harga setengah dari harga kalau kita beli di Indonesia. Setiap saat pula, tak perlu menunggu bulan diskon! Harga semacam itu juga berlaku untuk merek-merek lain, seperti Guess, Mark & Spencer, Next, Nine-West, Kate-Spade, dan Banana Republic.

Saya dan ibu saya membeli beberapa tas tangan merek Nine West dengan harga 18-25 dolar AS (sekitar Rp160.000 – Rp225.000) dan merek Coach seharga 80-125 dolar AS (sekitar Rp720.000 – Rp1,3 juta). Ibu saya memborong sepatu Skechers dari bahan kulit dengan harga 20-35 (sekitar Rp180.000 – Rp315.000) sepasang. Itu semua kami dapatkan setelah kami menghabiskan waktu selama delapan jam di kompleks ini! Ibu saya lalu mengatakan bahwa dia ingin menghabiskan masa pensiunnya di Nokomis.

***

(Published in Femina, Aug 2008)

One Comment Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s